TUGAS ANALISIS PUBLIC RELATIONS
“
PERAN PUBLIC RELATIONS DALAM KOMUNIKASI ORGANISASI”
OLEH :
1. ESA SUSANDI : 218110049
2. EVA FARIDA : 218110050
3. RAHMATULLAH : 218110055
4. TRI
HANDIKA PRASITYO : 218110064
PRODI ADMINISTRASI PUBLIK
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU
POLITIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
TAHUN 2019
A. IDENTITAS JURNAL
1. Nama Penulis : Aswad Ishak
2. Alamat terbit : Universitas Muhammadiyah Yongyakarta
3. judul jurnal : Peran Public Relations dalam Komunikasi
Organisasi
4. Volume : 1 (Satu)
5. Nomor : 4 (Empat)
6. Tahun Terbit : Januari 2012
7.
Halaman : 373-380
B. PENDAHULUAN JURNAL
Suatu
perusahaan pada saat awal didirikan sampai dengan perkembangannya, tidak bisa
dilepaskan dari proses interaksi intens yang dibangun dengan berbagai pihak,
baik bersifat formal maupun informal dalam semua lapisan, memberikan pengaruh
besar pada oprasional organisasi tersebut.
Interaksi yang terjadi ini tidak
dapat dibatasi dalam ruang lingkup hanya sebatas didalam lingkungan organisasi
tetapi juga ditunjukkan pada public diluar organisasi yang bersangkutan guna
memenuhi hajat hidup masyarakat luas yang berada diluar organisasi. Disinilah
peran komunikasi internal menjadi strtegis untuk dibicarakan, dimana dikenal
dengan istilah komunikasi organisasi yang apabila berjalan dengan baik akan
menghasilkan kinerja yang optimal, menghasilkan produk yang berkualitas dan
pelayanan prima yang memuaskan semua public terkait. Namun, mengingat suatu
perusahaan hidup dan berkembang ditengah masyarakat (public eksternal), maka
menjadi suatu keharusan untuk perusahaan untuk dapat berkombinasi dengan
lingkungan eksternalnya jika ingin berhasil dalam usahanya.
Hal ini disebabkan public eksternalnya
juga memiliki pengaruh kuat terhadap kinerja suatu organisasi melalui penilaian
atau opini yang berkembang yang akan mempengaruhi pada tingkat penerimaan
kehadiraan perusahaan beserta seluruh produk yang dihasilkannya. Public
relations yang mengelola dan bertanggung jawab terhadap keberhasilan dan
kegagalan tindakan komunikasi dari organisasi bersangkutan walaupun mungkin
dalam tataran prakteknya public relations akan melakukan koordinasi dan
kerjasama dengan bagian lain guna menjalankan aktivitas komunikasi untuk
mencapai tujuan yang ditetapkan.
C. PEMBAHASAN JURNAL
Permasalahaan
yang patut dikaji lebih lanjut menyangkut public relations dalam suatu
organisasi yaitu seperti apa praktek public relations yang dibutuhkan oleh
suatu perusahaan atau organisasi dengan kata lain menjalankan komunikasi
organisasinya.
KONDISI
ORGANISASI
Setiap
organisasi lahir dan tumbuh dan berkembang menuju apa yang dicita-citakan sesuai
dengan visi dan misi yang ditetapkan. Besar kecilnya suatu perusahaan (scope)
merupakan salah satu faktor yang menjadikan perbedaan tersebut menjadi nyata.
Pola interaksi secara sistemik yang berlangsung secara terus menerus ini akan
menjadi sebuah model komunikasi yang dijalankan yang pada akhirnya akan
meahirkan terbentuknya kebudayaan, dalam kaitan budaya perusahaan ini ada
banyak budaya yang muncul akan tetapi, dalam organisasi ada kecenderungan
budaya pada perusahaan, kecenderungan tersebut dibagi menjadi dua yaitu:
1.
perusahaan yang menganut budaya authoritarian, yaitu budaya yang berkembag
ditandai
Dengan sifat tertutup.
2.
perusahaan yang menganut budaya participative, yaitu justru akan membuka akses
informasi
Kepada segenap public yang terkait
ALIRAN INFORMASI
DALAM KOMUNIKASI ORGANISASI
Dalam komunikasi yang menjadi pusat perhatian
(central point), adalah persoalan
informasi
yang diolah dan disebar luaskan,Informasi inilah yang sesungguhnya
dikomunikasikan kesegenap public dari organisasi yang bersangkutan. Memurut
pace dan faules (1998) ada 4 model proses transfer informasi dalam komunikasi
organisasi yaitu :
1.
top-down, yaitu menunjukan arah aliran informasi yang dijalankan vartikal
kebawah. dalam
Model ini para pemipin memberikan informasi
kepada bawahannya.
2.
bottom-up, yaitu bawahan mengkomunikasikan maksud ide/gagasan yang dimiliki
keatasan.
3.
horizontal, yaitu dilaksanakan oleh orang pada level yang sama pada bagian
tertentu dalam
Perusahaan.
4.
lintas saluran, yaitu menembus batas posisi dimana seseorang berada. Dengan
model ini
Anggota organisasi bisa berhubungan secara
vertical ataupun horizontal dengan bagian lain
Didalam organisasi.
PERAN PUBLIC
RELATIONS DALAM KOMINIKASI ORGANISASI
Tujuan dari
dijalankannya komunikasi dalam suatu organisasi adalah agar perusahaan dapat
menyampaikan maksud dan kebijakan kepada segenap public yang dimiliki
(eksternal dan internal), sekaligus menyerap respon dan menindak lanjuti dalm
waktu mendatang guna memperoleh penyesuaian-penyesuaian dengan lingkungannya.
Melalui public relations inilah manajemen organisasi melakukan aktivitas
komunikasinya, kepada public internal seperti karyawan, dan public eksternal
seperti masyarakat sekitar.
Dalam
prakteknya public relations diorganisasi umumnya ada dua bagian public yang
dapat ditinjau yaitu :
1. internal public relations mengkhususkan kepada
organisasi mampu berkomunikasi secara tepat berkaitan dengan public yang ada
dalam organisasi tersebut.
2. eksternal public relations merupakan bagian yang
menagani permasalahan komunikasi berhubungan dengan public diluar organisasi.
D. KESIMPULAN
Komunikasi
organisasi perlu ditangani oleh bagian yang khusus bertugas mengelola aktivitas
komunikasi, dalam kaitan ini public relations merupakan jawaban yang tepat. Hal
ini agar tidak terjadi overlapping tugas dengan bagian lain dalam organisasi.
Public relations perlu membekali diri dengan kemampuan yang handal guna mewujudkan
komunikasi yang prima (excellene). Penerapan public yang kritis terhadap
perkembangan jaman khususnya permasalahan komunikasi yang dihadapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar